7 Cara Jitu Mengatasi IPK Rendah

Wisuda dengan IPK Tinggi

IPK yang tinggi tentu menjadi impian banyak mahasiswa. Nilai yang tertera di ijazah akan terasa sangat membanggakan. Tidak hanya itu, IPK memang menjadi salah satu hal yang dilihat oleh perusahaan saat melihat profil seorang kandidat karyawan.

Tapi terkadang kenyataan tidak seindah harapan. Beberapa mahasiswa tidak berhasil mendapatkan hasil IPK yang memuaskan. Terbersit kekhawatiran terutama mereka yang berencana untuk bekerja sebagai karyawan setelah lulus nanti.

Apakah mereka tetap dapat bersaing dengan kandidat lain yang memiliki IPK lebih tinggi? Jangan khawatir dulu, Anda masih memiliki kesempatan untuk tetap bernilai jual tinggi di mata pemberi kerja. Simak cara mengatasi IPK rendah berikut ini.

1. Aktif di Organisasi

Memiliki pengalaman berorganisasi banyak memberikan manfaat bagi seorang mahasiswa. Beberapa keuntungan aktif di organisasi:

  • Memiliki manajemen waktu lebih baik
  • Mampu bekerjasama secara individu dan team
  • Terbiasa mengadakan event
  • Memiliki wawasan yang lebih luas
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis
  • Terbiasa dengan permasalahan sekaligus solusi

Pengalaman-pengalaman di atas menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh perusahaan. Ibaratnya dalam bertarung, Anda sudah memiliki dasar-dasar bela diri yang tinggal dipertajam dengan tambahan jurus yang akan mudah Anda serap dan kembangkan.

Baca juga: 10 Alasan Pentingnya Ikut Organisasi

2. Miliki Pengalaman Berwirausaha

Seseorang yang pernah berwirausaha bersifat seperti berikut:

  • Seorang solution oriented
  • Mampu menjadi seorang decision maker
  • Jeli menangkap peluang
  • Tahan banting, tidak mudah menyerah
  • Berpengalaman dalam berhubungan dengan banyak orang
  • Memiliki sense of business di atas rata-rata lulusan lainnya

Perusahaan adalah organisasi pencari profit. Apapun jenisnya, inti kegiatan perusahaan adalah menjual produk atau jasa.

Dengan pengalaman dalam dunia usaha sebelumnya, maka karyawan yang mampu memasarkan produk dan jasa perusahaan dengan lebih baik adalah yang paling dibutuhkan. Kemungkinan sangat besar Anda akan dilirik oleh pemberi kerja dengan latar tersebut.

Namun harus diingat bahwa bisnis yang Anda kerjakan meskipun terkesan kecil tapi Anda serius menjalankannya. Karena kapasitas Anda akan terlihat dari bagaimana Anda merencanakan, menjalankan dan mengembangkan usaha Anda tersebut.

Menjalani usaha semenjak kuliah dapat menjadi salah satu cara mengatasi IPK rendah. Ini efektif dalam bersaing dengan pencari kerja lainnya.

Baca juga: 10 Jenis Usaha Kuliner Untuk Mahasiswa Kekinian dan Paling Laris

3. Punya Kemampuan dan Pengalaman Menulis yang Baik

Mengapa menulis dapat menjadi ukuran? Karena aktivitas yang satu ini memerlukan riset, analisis, logika dan imajinasi serta kemampuan menyampaikan ide secara runtut dan sistematis.

Terutama tulisan yang Anda buat adalah berbentuk artikel atau jurnal. Apalagi kalau sudah dapat dimuat dalam media skala regional atau nasional. Kumpulkan hasil karya tulis sebagai portofolio CV Anda.

4. Miliki Soft Skill Mumpuni

Belajar Komputer untuk Soft Skill

Apa saja keahlian yang perlu Anda pertajam selagi kuliah? Berikut beberapa hal yang dapat menjadi keunggulan Anda:

  • Komputer. Tidak hanya sebatas keahlian dasar seperti Microsoft Word dan Excel, tambahkan dengan desain grafis, animasi, coding/programming, atau pengolahan data (sesuai bidang studi Anda).
  • Kuasai bahasa asing dengan sangat baik. Bahasa Inggris menjadi dasar utama. Kuasai kemampuan menulis, mendengarkan dan bercakap-cakapnya. Memiliki kemampuan bahasa asing kedua/lainnya merupakan tambahan nilai lebih Anda.
  • Tingkatkan interpersonal skill atau pengembangan diri Anda. Kecakapan berkomunikasi, kemampuan membawakan diri dengan tepat dan baik di tempat kerja, kelihaian negosiasi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Keahlian-keahlian tersebut dapat dipelajari dan dilatih selama kuliah sehingga menjadi nilai lebih Anda.

Baca juga: 10 Contoh Soft Skill Penting Yang Harus Dimiliki Mahasiswa

5. Rajin Ikut Penelitian

Banyak peluang terlibat di dalam proyek penelitian dalam perkuliahan. Beberapa pihak yang biasa melibatkan mahasiswa dalam penelitian adalah:

  • Dosen
  • Fakultas/Universitas
  • Pihak swasta

Bentuk pekerjaan yang biasa dikerjakan mahasiswa bermacam-macam. Dimulai dari surveyor atau pengumpul data lapangan, input data hingga pengolahan data. Melalui kegiatan ini Anda akan mendapatkan kredit poin yang sangat bagus dalam bersaing dengan lulusan lain yang masih nol pengalaman kerja.

Tentunya Anda harus memiliki dokumentasi keterlibatan Anda tersebut, baik berupa sertifikat, copy surat keterangan dari pelaksana penelitian sampai copy laporan penelitian. Semakin banyak penelitian Anda, semakin besar nilai tambah Anda yang efektif digunakan sebagai salah satu cara mengatasi IPK rendah untuk bersaing di dunia kerja.

6. Sukses Menjalankan Magang

Mengapa harus ‘sukses menjalankan magang?’. Karena banyak mahasiswa mengikuti magang hanya demi persyaratan perkuliahan belaka.

Alhasil yang terlihat hanyalah mahasiswa magang yang banyak diam, tidak aktif terlibat dalam proses kerja. Bahkan yang sangat buruk terlihat bergerombol bersama peserta magang lainnya atau sibuk sendiri dengan handphone-nya.

Banyak yang belum menyadari betapa besar manfaat magang tersebut. Berikut hal-hal yang harus Anda lakukan saat mengikuti magang:

  • Amati perilaku karyawan di perusahaan tempat Anda magang. Ikuti peraturan dan kebiasaannya. Cepatlah melebur ke dalam budaya perusahaan.
  • Proaktif. Jangan menunggu perintah, usahakan aktif bertanya mengenai pekerjaan yang harus dikerjakan.
  • Tunjukkan rasa ingin tahu yang besar mengenai bisnis proses utama perusahaan. Gali informasi bagaimana proses bisnis tiap bagian dan kaitannya.
  • Buat analisis mendalam mengenai pekerjaan Anda. Apa yang Anda rasa kurang berjalan dengan baik dan seperti apa perbaikannya. Tapi jangan tunggu di akhir masa magang dan diinformasikan dalam bentuk laporan. Saat magang adalah waktu yang paling tepat untuk mengkomunikasikan hal-hal tersebut. Anda akan terlihat sangat antusias dan serius menjalani magang.
  • Rajin diskusi dengan karyawan baik di bagian Anda maupun bagian lain. Sampaikan ide atau pemikiran Anda mengenai pekerjaan di dalam perusahaan.
  • Jangan pernah terlihat santai atau berdiam diri tanpa mengerjakan sesuatu. Tawarkan bantuan Anda kepada bagian lain yang terlihat memerlukan.
  • Jangan diskusi sebatas dengan karyawan level staf saja. Ambil kesempatan berbicara dengan level manajemen menengah atau bahkan top manajemen.

Melalui hal-hal di atas, Anda akan terlihat berbeda dari peserta magang yang lain di mata perusahaan. Bukan hanya pencitraan belaka, tapi benar-benar nyata Anda menunjukkan kapasitas dan kualitas diri Anda. Besar kemungkinan Anda akan ‘dipesan’ untuk bekerja setelah lulus nanti oleh perusahaan tempat Anda magang.

Baca juga: 10 Tempat Magang Terbaik Mahasiswa Manajemen

7. Dapatkan Beasiswa S2

Scholarship

Apakah bisa mendapatkan beasiswa padahal IPK rendah? Bisa, sudah ada pengalaman kakak-kakak Anda. Bagaimana caranya?

Perhatikan hal-hal apa saja yang menjadi pertimbangan selain IPK oleh pihak pemberi atau universitas penyelenggara beasiswa. Beberapa hal tersebut terkait dengan cara-cara lainnya seperti yang diuraikan di atas. Menariknya peluang beasiswa ini dapat Anda peroleh baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangannya:

  • Aktif di organisasi
  • Memiliki kecakapan bahasa asing yang sangat baik
  • Memiliki tulisan yang terbit di tingkat nasional dan internasional

Khusus kemampuan pada poin terakhir perlu Anda perhatikan. Banyak pemberi beasiswa terutama di luar negeri yang akan menilai essay yang harus Anda buat sebagai salah satu syarat pendaftaran.

Kemampuan mengungkapkan pikiran dan menuangkan dalam narasi yang sistematis sangat dibutuhkan. Apabila Anda berhasil mendapatkan beasiswa, maka Anda akan memiliki nilai lebih saat melamar kerja nanti.

Tidak banyak lulusan S1 yang berkesempatan melanjutkan jenjang pendidikan hingga S2. Anda sungguh beruntung apabila mendapatkan kesempatan tersebut. Tentunya keberhasilan tersebut dengan catatan, Anda mampu belajar dari pengalaman saat kuliah S1 sebelumnya dan menyelesaikan pasca sarjana Anda dengan lebih memuaskan.

Baca juga:

Penutup

Cara-cara mengatasi IPK rendah di atas sangat tepat bila sudah Anda persiapkan dan lakukan semenjak awal kuliah. Keuntungan lebih jika Anda melakukannya lebih awal.

Berapapun nilai IPK Anda, nilai jual Anda tetap bernilai lebih di mata perusahaan pemberi kerja. Selamat mencoba dan jangan pernah menyerah.