9 Peluang Pekerjaan Sarjana Akuntansi

Menghitung pemasukan pengeluaran

Jurusan Akuntansi merupakan salah satu program studi yang sangat diminati oleh banyak calon mahasiswa. Tidak heran, selain jurusan yang satu ini sangat dibutuhkan di dalam setiap dunia usaha atau organisasi. Juga karena profesi seorang Akuntan sangat menjanjikan jenjang yang sangat tinggi hingga dapat mencapai puncak karir.

Bagi Anda yang ingin menekuni bidang studi Akuntansi, dimana di perguruan tinggi jurusan ini masuk ke dalam Fakultas Ekonomi ini, tentunya ingin mengetahui secara lebih jelas prospek kerja jurusan akuntansi.

Berikut 9 peluang pekerjaan bagi sarjana Akuntansi:

1. Internal Auditor

Salah satu bagian atau unit kerja di dalam perusahaan terutama perusahaan skala menengah dan besar adalah Internal Auditor. Bagian ini sangat dibutuhkan terutama dalam kepastian pelaksanaan prosedur yang berlaku di perusahaan tersebut.

Sekarang bagian ini berfungsi tidak hanya untuk memastikan operasional dan laporan keuangan perusahaan tersebut telah sesuai dengan kaidah-kaidah keuangan yang berlaku saja. Lebih luas lagi Internal Auditor juga harus memastikan seluruh bagian menjalankan SOP (Standard Operational Procedure) perusahaan.

Sehingga sebagai seorang Internal Auditor, Anda akan mampu menguasai seluruh Business Process dari perusahaan Anda. Tentunya hal ini akan sangat membantu pengembangan diri Anda untuk karir Anda kelak.

Baca juga:

2. Analis Keuangan

Membuat Invoice

Ada Perencana Keuangan, ada pula Analis Keuangan atau disebut juga dengan istilah Financial Analyst. Sesuai namanya, seorang Analis Keuangan berperan dalam melakukan penerjemahan data-data keuangan sebuah perusahaan. Selanjutnya ini dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan dan strategi bisnis perusahaan.

Melihat peran yang sangat strategis dari profesi ini, tidak heran apabila pasar kerjanya terbuka sangat lebar. Tidak hanya karena setiap perusahaan, terutama kelas menengah dan besar membutuhkan jasanya, tetapi juga jenjang karir yang dimilikinya pun terbuka sangat luas menuju pucuk pimpinan sebuah perusahaan.

Untuk menjadi seorang Analis Keuangan yang handal dan teruji kompetensinya Anda harus mengambil sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst) terlebih dahulu. Setelahnya, Anda akan mudah menembus pasar tenaga kerja atau bahkan mendirikan firma jasa Analis Keuangan sendiri untuk melayani klien Anda.

3. Akuntan Publik

Akuntan Publik adalah para profesional di bidang akuntansi keuangan yang menyediakan jasanya bagi kebutuhan dunia usaha baik perorangan maupun perusahaan. Biasanya Akuntan Publik tergabung di dalam satu organisasi atau firma yang menyediakan jasanya bagi pihak yang membutuhkan.

Jasa Akuntan Publik dibutuhkan dalam hal keperluan pihak yang memerlukan bantuan dalam hal audit laporan keuangan, pemeriksaan operasional perusahaan, pelaporan pajak hingga konsultasi keuangan. Dari jasa-jasa inilah Akuntan Publik akan mendapatkan pembayaran atas jasa profesi mereka.

Akuntan Publik merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki standarisasi profesi khusus. Ini menuntut adanya sertifikasi bagi mereka yang ingin menjadi Akuntan Publik.

4. Bagian Keuangan Perusahaan

Semua perusahaan memerlukan bagian keuangan dalam hal pelaporan dan pengelolaan keuangan perusahaan. Bahkan di perusahaan skala menengah dan besar, fungsi bagian keuangan terbagi menjadi bagian finance dan accounting yang masing-masing memiliki tugas berbeda.

Bagian finance akan lebih banyak berurusan dengan pencarian, pengelolaan, pengalokasian serta perhitungan dana yang dibutuhkan perusahaan. Sementara bagian accounting berperan dalam hal pencatatan transaksi, pengelolaan data keuangan perusahaan termasuk di dalamnya adalah pajak perusahaan.

5. Analis Kredit

Pembiayaan atau penyaluran kredit merupakan bidang usaha utama yang dikembangkan oleh industri perbankan atau pembiayaan. Peran Analis Kredit sangat dibutuhkan dalam melakukan perhitungan nilai pembiayaan atau pinjaman kepada kreditur atau nasabah, mengukur kelayakan nilai serta kemampuan pembayaran oleh nasabah tersebut.

Seorang sarjana akuntansi sangat diuntungkan terkait bidang pekerjaan ini. Hal ini dikarenakan Anda sudah mendapatkan ilmu-ilmu yang sangat sesuai dengan pekerjaan ini. Mata kuliah–mata kuliah tersebut di antaranya Bank dan Lembaga Keuangan, Statistika Ekonomi dan Bisnis, Manajemen Biaya.

Mata kuliah lainnya yang juga menunjang seperti Matematika Ekonomi, Manajemen Keuangan, Investasi dan Pasar Modal. Masih banyak lagi mata kuliah lain yang dapat mendukung kinerja Anda pada pekerjaan Analis Kredit.

Yang harus Anda lakukan untuk melengkapinya adalah dengan menambah referensi materi. Juga informasi perkembangan dunia kredit bidang usaha saat ini.

6. Dosen

Ilmu akuntansi berkembang seiring pertumbuhan usaha dan organisasi yang juga turut bergerak secara dinamis. Untuk itu dibutuhkan para ahli ilmu akuntansi yang terus mengembangkan keilmuannya serta mengajarkannnya kepada orang lain.

Di sinilah peran seorang dosen sebagai pendidik dan pengajar sangat dibutuhkan. Bagi Anda yang berminat dalam bidang ini, maka profesi dosen menjadi salah satu prospek kerja jurusan akuntansi yang sangat tepat. Anda dapat menempuh pendidikan hingga jenjang strata 3 atau Doktoral.

Baca juga:

7. Perencana Keuangan

Menghitung Laba Perusahaan

Perencana Keuangan atau financial planner adalah sebuah prospek kerja jurusan akuntansi yang sangat menjanjikan seiring dengan perkembangan kelas menengah di Indonesia. Ciri khas dari kelas menengah ini adalah literasi dan pemahaman akan kebutuhan perencanaan keuangan pribadi dan keluarga yang semakin baik, namun tetap memerlukan pendampingan dan konsultasi bagi perencanaan mereka.

Seorang Perencana Keuangan dapat bekerja sebagai individual atau mandiri, juga dapat tergabung dalam suatu firma perencana keuangan. Fungsi dari seorang Perencana Keuangan adalah memberikan bantuan atas perencanaan keuangan (hari tua, investasi, pajak, alokasi dana, asuransi) seseorang atau perusahaan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Bagi Anda yang ingin menjadi seorang financial planner Anda harus memiliki standar kompetensi profesi dengan mengikuti pendidikan serta ujian khusus agar dapat mendapatkan gelar Certified Financial Planner (CFP) dan menjalankan praktek sebagai seorang Perencana Keuangan.

8. Wirausaha

Sesungguhnya menjalani perkuliahan adalah masa-masa di mana Anda berkesempatan untuk mengembangkan soft skill dan hard skill Anda. Apapun jurusan yang Anda ambil, masa kuliah adalah saat Anda mengembangkan networking dan belajar mengenai berbagai hal melalui praktek pada organisasi intra ataupun ekstra kampus.

Demikian pula dengan menjadi seorang wirausahawan yang terbuka lebar bagi seorang sarjana akuntansi. Tentunya akan menjadi sebuah nilai plus karena seorang lulusan jurusan akuntansi telah memiliki pemahaman mendasar atas perencanaan keuangan, pencatatan dan laporan keuangan serta pengelolaan keuangan yang sangat dibutuhkan dalam bisnis.

Baca juga:

9. Bagian Pajak atau Tax Officer Perusahaan

Perpajakan adalah bagian yang sangat penting di dalam suatu perusahaan. Bagian perpajakan atau tax officer bertugas untuk melakukan pencatatan, pembayaran, pelaporan pajak serta memastikan keseluruhan proses serta administrasinya berjalan seperti yang ditentukan.

Pajak yang ditangani meliputi pajak transaksi (penghasilan dan penjualan) dengan berbagai kategorinya. Juga termasuk pajak pribadi karyawan perusahaan.

Penutup

Kini Anda sudah mengetahui peluang pekerjaan bagi sarjana akuntansi. Prospek kerjanya sangat terbuka lebar dengan berbagai bentuknya di dunia kerja.

Hal yang sangat menarik adalah dengan pengetahuan komprehensif mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan perusahaan, akuntan berpeluang besar berkarir menjadi pimpinan puncak perusahaan. Peluang karir ini bahkan dapat dicapai pada perusahaan terkemuka di dalam ataupun luar negeri.