10 Contoh Soft Skill Penting Yang Harus Dimiliki Mahasiswa

Contoh Soft Skill

Dalam dunia mahasiswa, hard skill dan soft skill merupakan aspek penting yang bukan hanya diketahui, namun juga harus dimiliki. Mahasiswa harus memiliki soft skill yang lebih agar dapat bersaing di dunia kerja nantinya.

Soft skill sebagai salah satu aspek kompetensi yang penting namun jarang sekali termuat dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Sehingga, sangat diperlukan untuk mengetahui dan melatihnya sendiri. Karena soft skill bisa didapatkan dengan lebih banyak berinteraksi dengan orang lain.

Dalam artikel ini akan kami ulas 10 contoh soft skill yang dapat Anda ketahui serta pelajari sebagai mahasiswa.

1. Integritas

Contoh soft skill yang pertama yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah integritas. Integritas merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan, penentuan keputusan, dan yang lainnya.

Integritas sebagai mahasiswa mencakup tentang perkataan yang dikeluarkan adalah benar. Dan bersikap dengan jujur tidak bohong, sehingga dapat dipercaya oleh teman mahasiswa lainnya. Serta, dapat bertindak dengan cara yang baik jika bekerja sama dalam kelompok.

Contoh implementasi integritas adalah menjadi panutan dengan menunjukkan konsistensi dalam berkata. Menunjukkan konsistensi dalam bertindak dan bersikap. Kemudian dapat selalu melakukan yang terbaik dengan sesama rekan mahasiswa.

Baca juga: 8 Alasan Yang Tepat Untuk Bergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

2. Tanggung Jawab

Seseorang telah diberi pelajaran tanggung jawab sejak sekolah. Tanggung jawab dalam pekerjaan tidak jauh beda dari apa yang pernah dipelajari di perkuliahan. Yaitu mencakup menyelesaikan tugas dan kewajiban yang diberikan hingga tuntas, tepat waktu, dan untuk mencapai hasil yang terbaik.

Contoh implementasi tanggung jawab sebagai mahasiswa adalah menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu dan kualitas yang ditentukan. Memiliki kemauan untuk mencari cara yang lebih baik dalam menyelesaikan tugas, memahami tugas serta kewenangan dengan baik.

Menunjukkan rasa memiliki dan terus berusaha untuk lebih hingga mencapai hasil yang terbaik, dapat bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan sendiri (individu) dan tim (kelompok).

Serta sanggup untuk memikul resiko dari hasil tugas dan pekerjaannya yang telah diberikan. Nilai ini sangat penting sebagai mahasiswa, dan tentunya nanti dalam lingkungan kerja.

3. Komunikasi Efektif

Kemampuan berkomunikasi merupakan soft skill yang penting sebagai mahasiswa. Karena diharuskan kita agar bisa berinteraksi dengan orang lain, bagaimana kita dapat meletakkan diri di berbagai situasi. Kemudian, bisa lebih memahami waktu berkomunikasi lebih sopan atau lebih santai.

Dalam dunia mahasiswa, komunikasi diperlukan secara terbuka. Yaitu dapat berkomunikasi dengan siapa saja dan tidak berpikiran sempit. Tentunya efektif tidak terlalu banyak basa-basi, dapat bertanggung jawab serta mengikuti norma dan etika.

Contoh komunikasi efektif sebagai mahasiswa adalah mampu menyampaikan informasi kepada orang lain. Mampu mengkomunikasikan ide kepada orang lain dengan jelas dan sistematik. Serta, menyampaikan kritik dan saran tanpa menyinggung perasaan orang lain

4. Kerjasama

Contoh soft skill yang selanjutnya adalah tentang kerjasama (teamwork). Sebagai mahasiswa, tidak semua hal yang diberikan dapat kita selesaikan secara mandiri. Dalam hal ini diperlukan soft skill kerjasama agar dapat bekerja dengan orang lain untuk bisa mencapai tujuan.

Anda diharuskan melakukan kerjasama yang harmonis dan efektif untuk mencapai tujuan bersama dengan mengutamakan kepentingan kelompok. Membantu dan berbagi pengalaman yang telah didapat, serta pengetahuan, umpan balik dalam mencapai tujuan bersama. Inilah pentingnya sebuah kerjasama pada kelompok.

Contoh kerjasama sebagai mahasiswa adalah mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Saling menghargai dengan berusaha mengerti pendapat orang lain, saling memberi. Serta, melaksanakan kesepakatan hasil kerjasama secara tanggung jawab.

5. Pengelolaan Diri

Dalam pekerjaan sehari-hari tidak selamanya Anda mendapatkan situasi sesuai dengan apa yang kita inginkan. Soft skill pengelolaan diri sangat diperlukan untuk membantu keseharian Anda. Terutama, untuk menciptakan kontrol diri yang lebih baik.

Anda harus dapat mengendalikan diri dengan bersikap tenang dan tidak lepas kontrol emosi dalam menghadapi segala kesulitan dan tantangan. Mengembangkan kebiasaan hidup dengan cara efektif. Selalu berusaha untuk tetap fokus, terorganisir, dan mampu mengatur waktu dengan baik

Contoh pengelolaan diri sebagai mahasiswa misalnya tidak menarik diri apabila berhadapan dengan kesulitan. Anggap itu sebagai tantangan, serta bersikap tegar dalam menghadapi situasi panik. Tidak menganggap dirinya orang paling berjasa dalam kesuksesan kerja tim (rendah hati).

Baca juga: 10 Alasan Pentingnya Ikut Organisasi Untuk Masa Depan

6. Adaptif (Kemampuan Adaptasi)

Kemampuan beradaptasi

Soft skill yang selanjutnya tentang adaptasi. Kemampuan beradaptasi atau adaptif merupakan kemampuan seseorang untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru secara cepat. Maka dari itu soft skill ini juga sangat diperlukan dalam hal pekerjaan.

Setiap pekerjaan terasa berat pada awalnya, ketika Anda belum terbiasa dan banyak hal yang harus dipelajari. Jika Anda dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan, menyumbangkan gagasan inovatif dan menjadi agen perubahan maka akan membantu pekerjaan Anda

Contoh soft skill adaptif seperti memahami, mampu dan menyesuaikan diri terhadap perubahan. Mempelajari hal baru dengan cepat dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan yang diperlukan.

Dari hal inilah, Anda akan mampu untuk bisa beradaptasi. Kemudian, dapat membantu satu sama lain agar bisa menyelesaikan persoalan atau pekerjaan.

7. Kepemimpinan

Di dunia ini, tidak semua orang suka dan bisa untuk menjadi pemimpin. Sebagai mahasiswa, soft skill ini harus Anda ketahui dan miliki.

Karena tentunya jika Anda ingin sukses maka harus paham bagaimana menjadi seorang pemimpin. Anda tentu tidak berpikir akan selamanya diperintah bukan?

Akan ada saatnya Anda harus dapat memberikan arahan secara jelas, menyelesaikan konflik dengan win-win solution. Siap menerima umpan balik dan menjadi panutan bagi lingkungannya. Kemudian, bersedia memahami feedback tersebut dan pertimbangan kelompok dalam membuat keputusan tim.

Contoh kepemimpinan dalam soft skill ini seperti dapat menjadi contoh, menetapkan tujuan, dan memberikan arahan. Selain itu, dapat melakukan bimbingan dan alternatif dalam penyelesaian masalah.

Tujuannya jelas untuk menyelesaikan persoalan terhadap apa yang sedang terjadi. Jadi, sangat penting untuk mempelajari soft skill ini ya!

8. Memotivasi Diri

Sebagai mahasiswa, ketika Anda sedang menghadapi sebuah masalah pastinya perlu hal yang akan membuat Anda bertahan. Disinilah dibutuhkan soft skill memotivasi diri. Jangan mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan terutama mengenai persoalan yang dihadapi.

Anggap semua kesulitan sebagai mahasiswa itu adalah suatu tantangan yang dapat kamu tangani. Terus mengembangkan diri untuk mencapai target yang diinginkan dan percayalah bahwa ada harapan yang ingin Anda perjuangkan.

Contoh memotivasi diri yaitu dapat mengembangkan sifat inisiatif, inovatif dan kreativitas yang Anda miliki untuk kepentingan orang banyak. Mau bekerja melebihi harapan, serta melihat kesulitan sebagai tantangan.

Jangan biarkan rasa malas menjadi beban Anda sebagai mahasiswa. Selesaikan semuanya secara tuntas!

9. Keselarasan Tujuan

Bahkan setiap perusahaan atau lembaga pasti mempunyai visi misi yang harus dijalani oleh semua pihak. Adakalanya visi misi tersebut berbeda dengan visi misi yang biasa kita jalani sehari-hari. Disinilah diperlukannya soft skill keselarasan tujuan.

Caranya dengan dapat menyelaraskan tujuan pribadi (visi misi kita) dengan tujuan tim (visi misi lembaga atau perusahaan). Melalui pemahaman visi misi dan berusaha untuk terus mengimplemenatasikan pemahamannya akan mampu untuk mencapai tujuan.

Contoh keselarasan tujuan ini seperti dengan cara memahami dan menerima visi dan misi teman berorganisasi secara ikhlas. Memahami dan melaksanakan peran sebagai mahasiswa dengan sebaik-baiknya dalam pencapaian tujuan organisasi. Mulailah untuk bisa membangun keselarasan tujuan untuk kemajuan diri yang lebih baik.

10. Mampu Belajar Dengan Cepat

Contoh soft skill yang terakhir adalah mampu belajar dengan cepat. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi dan informasi di dunia, tentu saja soft skill ini sangat berpengaruh bagi Anda sebagai mahasiswa.

Seseorang mahasiswa harus ingat untuk selalu bersedia mempelajari hal-hal baru. Selain itu, juga dapat berperan di dalamnya di imbangi dengan mengembangkan skill yang telah dimiliki. Jangan menolak untuk mempelajari hal yang baru tanpa mencobanya terlebih dahulu.

Oleh karena itu, seorang mahasiswa harus memiliki kemampuan mempelajari sesuatu yang baru dengan cepat sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Untuk itu, jadikan diri Anda agar bisa mempelajari hal yang baru dengan lebih cepat lagi. Dijamin, setelah lulus nanti akan banyak perusahaan yang siap menerima Anda!

Penutup

Itu dia 10 contoh soft skill yang dapat disampaikan dalam artikel ini. Semua soft skill yang telah dijelaskan sangat perlu untuk diketahui oleh mahasiswa saat ini. Tentunya, bukan hanya untuk diketahui saja, namun juga perlu untuk dimiliki dan ditingkatkan oleh setiap mahasiswa.

Dengan memahami dan bisa memiliki soft skill diatas, dijamin banyak perusahaan yang siap menerima Anda. Bahkan, Anda juga bisa membuka usaha sendiri nantinya setelah lulus kuliah.

Jadi, jangan sampai Anda tidak memiliki soft skill diatas ya!