7 Tips Terbaik Mendapatkan Beasiswa Kuliah Kedokteran di Luar Negeri

Kuliah Kedokteran

Salah satu jurusan yang paling banyak diminati di Indonesia dan luar negeri adalah kedokteran. Ini tak lain karena dokter dianggap sebagai profesi yang sangat terhormat. Apalagi jika sudah senior dan menjadi dokter spesialis.

Tapi, menjadi dokter tidaklah mudah. Kita semua tahu bahwa kuliah kedokteran membutuhkan biaya yang besar. Juga, persaingannya untuk masuk di universitas favorit di Indonesia. Apalagi di universitas-universitas luar negeri atau mancanegara.

Banyak calon mahasiswa baru yang ingin kuliah kedokteran, mencari beasiswa untuk membantu pembiayaan saat kuliah. Bukan hanya di Indonesia, para calon mahasiswa ini mencari beasiswa kedokteran di universitas-universitas luar negeri.

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Kedokteran di Dalam dan Luar Negeri

Kini kesempatan mendapatkan beasiswa kuliah kedokteran di luar negeri bukan lagi hanya sekadar impian. Berikut beberapa contoh cara mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri berdasarkan perguruan tinggi dan pihak pemberi beasiswa beserta tips-tipsnya.

1. Turkiye Scholarship

Melalui Turkiye Scholarship ini, Pemerintah Turki mengadakan program yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa luar negeri atau yang bukan berkewarganegaraan Turki.

Syarat Pendaftaran

  • Bukan warga negara Turki
  • Belum pernah terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruang tinggi di Turki
  • Lulusan SMA/SMK/sederajat atau S1 dan S2 sebelum masa program.
  • Berusia maksimal 21 tahun untuk pelamar program S1, maksimal 30 tahun untuk program S2 dan maksimal 35 tahun untuk program S3
  • Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 70% dari keseluruhan nilai untuk beasiswa S1, minimal 75% untuk program S2 dan S3 serta minimal 90% untuk program kedokteran, kedokteran gigi dan farmasi (nilai selama masa program untuk tetap mendapatkan beasiswa).

Kelengkapan dokumen

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor yang masih berlaku
  • Pas foto terbaru dengan pakaian formal
  • Legalisir transkip nilai/rapor semester 1 sampai terakhir dari sekolah
  • Ijazah atau surat keterangan lulus
  • Nilai ujian internasional seperti GRE, GMAT, DELF, YDS, YOS atau yang lainnya (hanya jika dibutuhkan oleh universitas bersangkutan)
  • Nilai hasil ujian Bahasa TOEFL/IELTS jika diminta
  • Proposal Penelitian dan contoh Penelitian/Jurnal/Artikel (khusus bagi pelamar program S3)
  • Surat Rekomendasi berbahasa Inggris dari pihak sekolah (kepala sekolah), perguruan tinggi (dosen/dekan) atau pejabat instansi. Siapkan lebih dari 1 surat (2-3 surat).
  • Copy piagam/sertifikat/project yang pernah diikuti
  • Motivation Letter berbentuk tanya jawab (maksimal 3.000 karakter per pertanyaan) berisikan pertanyaan mengapa ingin belajar di Turki, mengapa memilih bidang studi yang diminati, apa rencana karir setelah lulus dan lainnya.
  • Mencantumkan universitas dan jurusan yang diminati

Cara Mendaftar

  • Pendaftaran melalui situs resmi tbbs.turkiyebuslari.gov.tr
  • Pelamar membuat akun untuk mengisi formulir pendaftaran
  • Mengisi formulir dan mengunggah data yang telah diterjemahkan ke Bahasa Inggris atau Turki
  • Peserta yang lulus tahap administrasi akan dipanggil untuk melakukan tes wawancara

Beasiswa yang ditawarkan berbentuk full scholarship atau gratis biaya pendidikan hingga lulus. Selain itu juga diberikan fasilitas tempat tinggal, tiket pesawat Indonesia-Turki-Indonesia, dan tunjangan hidup per bulan.

Baca juga: Cara dan Persyaratan Mendapatkan Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

2. Monbukagakusho (Beasiswa Pemerintah Jepang)

Beasiswa Kedokteran di Jepang

Persyaratan

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat
  • Nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 8,4. Khusus untuk sekolah yang tidak mengikuti UN atau memiliki standar sendiri dapat menyertakan copy raport semester awal hingga akhir yang telah dilegalisir.
  • Mengikuti ujian tertulis berupa materi Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Bahasa Jepang.

Calon yang lulus ujian tertulis akan lanjut ke tes wawancara

Prosedur Pendaftaran

  • Melakukan registrasi secara online di http://register.beasiswamext.or.id
  • Printout email konfirmasi
  • Mengisi formulir aplikasi
  • Melengkapi dokumen persyaratan
  • Menyerahkan formulir aplikasi dan dokumen ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

Fasilitas yang didapat berupa biaya pendidikan sampai lulus (7 tahun untuk kedokteran), uang tunjangan hidup per bulan, bebas biaya Visa Pelajar, tiket pesawat Jakarta-Jepang-Jakarta.

3. Otsuka Foundation

Beasiswa Otsuka Foundation memiliki kondisi yang sedikit berbeda dari dua contoh beasiswa di atas. Meski bukan berupa full scholarship beserta fasilitas pendukung lainnya, tapi beasiswa ini dapat menjadi alternatif bagi Anda sebagai salah satu cara mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri.

Lebih lengkapnya mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.

Persyaratan

  • Terdaftar sebagai mahasiswa kedokteran di salah satu universitas di Jepang.
  • Memiliki motivasi yang kuat untuk kuliah, memiliki prestasi akademis yang memuaskan dan menunjukkan integritas pribadi yang baik.
  • Memiliki catatan keterlibatan pada penelitian kreatif dan inovatif.
  • Memiliki perspektif internasional dan jiwa kepemimpinan yang dapat menjembatani hubungan baik antara Jepang dan Indonesia di kemudian hari.
  • Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh pihak Yayasan.

Syarat Dokumen

  • Formulir aplikasi yang telah diisi
  • Melampirkan Surat Referensi pribadi.
  • Melampirkan Surat Rekomendasi.
  • Pas foto berwarna ukuran 4,5 x 3,5 terbaru (tidak lebih dari 6 bulan terakhir).
  • Sertifikat registrasi peserta.
  • Transkrip akademik.
  • Surat keterangan domisili.

Pendaftaran

Dokumen aplikasi beserta kelengkapan lainnya dikirimkan ke Otsuka Toshimi Scholarship Foundation Office di Osaka, Jepang. Pelamar yang lolos administrasi akan diundang untuk melakukan tes wawancara sebagai tahap akhir seleksi.

Bentuk Beasiswa

  • Beasiswa diberikan dalam bentuk dana yang diberikan hanya satu tahun dan dapat diperpanjang maksimal tiga tahun.
  • Penerima beasiswa dapat mengajukan beasiswa kepada pihak lain. Apabila disetujui, pihak Yayasan hanya akan memotong sebagian dari nilai beasiswa yang akan diberikan.

Baca juga: 3 Jenis Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

7 Tips Mendapatkan Beasiswa Kedokteran di Luar Negeri

Mendapatkan Beasiswa Sampai Wisuda

Setelah mengetahui beberapa contoh program beasiswa, kini Anda perlu mengetahui beberapa tips yang mendukung cara mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri berikut ini.

1. Miliki Motivasi yang Kuat

Anda harus memiliki tekad kuat untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Pertama, Anda harus siap bersaing dengan banyak kandidat yang tidak hanya berasal dari Indonesia tetapi juga dari negara lain.

Berikutnya adalah Anda harus siap beradaptasi dengan budaya, sistem pendidikan dan tantangan lain di negara tempat Anda kuliah apabila diterima nanti. Yakinilah bahwa pilihan Anda untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri adalah tujuan Anda yang harus dikejar.

Keyakinan yang kuat akan menjadi motivasi dan penyemangat diri Anda untuk mengatasi segala rintangan dalam mencapai cita-cita Anda.

2. Persiapkan Prestasi Akademik Selama Sekolah Menengah

Terbukti setiap program beasiswa mensyaratkan prestasi akademik yang memuaskan sebagai salah satu syaratnya. Maksimalkan nilai-nilai Anda selama bersekolah, terutama pada mata pelajaran yang mendukung pilihan bidang studi yang Anda minati.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan IPK di Atas 3

3. Miliki Kemampuan Bahasa Asing sesuai Tujuan Negara

Inilah pentingnya mempersiapkan diri sejak dini. Sebaiknya Anda sudah memilih di negara mana Anda akan mengajukan beasiswa agar Anda berkesempatan untuk belajar bahasa negara tersebut.

Beberapa universitas yang menyelenggarakan perkuliahan menggunakan Bahasa Inggris ataupun menyelenggarakan kelas persiapan bahasa setempat sebelum memulai perkuliahan. Apabila Anda sudah memiliki pengetahuan dasar yang baik dari bahasa tersebut, maka hal itu tentu akan mempermudah proses pendidikan Anda selanjutnya.

4. Berlatih Menulis Essay

Menulis essay mengenai motivasi dan alasan Anda mengajukan beasiswa ternyata menjadi salah satu perhatian dari pihak pemberi beasiswa. Berlatihlah membuat tulisan yang dapat meyakinkan pihak tersebut.

5. Cari Referensi Sebanyak-Banyaknya

Jangan terpaku pada satu atau dua pilihan saja. Cari informasi sebanyak-banyaknya agar memperbesar peluang keberhasilan Anda.

6. Belajar dari Mereka yang Sudah Berhasil

Anda perlu belajar dari pengalaman kakak-kakak Anda yang telah berhasil menembus beasiswa di luar negeri. Pelajari tips dan trik mulai dari pendaftaran hingga tahap seleksi untuk Anda terapkan.

7. Bina Hubungan dengan Pemberi Rekomendasi

Banyak pemberi program beasiswa mensyaratkan adanya surat rekomendasi dari pihak yang kompeten. Untuk itu Anda harus menemukan pihak tersebut dan menyampaikan maksud dan tujuan Anda sejak dini. Anda dapat menghubungi Kepala Sekolah Anda, lebih baik lagi apabila ada kerabat atau saudara yang memiliki jabatan dalam pemerintahan atau perusahaan ternama.

Penutup

Demikian cara mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri beserta tips-tips tambahan sebagai pelengkapnya. Ada pesan motivasi dari salah seorang yang telah berhasil mendapatkan beasiswa di salah satu perguruan tinggi di luar negeri.

Pesannya adalah “Jangan Menyerah, Coba Lagi dan Coba Terus”. Persiapkan diri Anda dan selamat mencoba.