7 Tips Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa Kedokteran

Manajemen Waktu Mahasiswa Kedokteran

Menjadi seorang dokter memang masih menjadi idaman banyak calon mahasiswa di negeri ini. Bayangan profesi yang terkesan prestisius, terpandang di mata masyarakat dan memiliki peran penting dalam dunia kesehatan.

Tidak heran setiap tahunnya hampir di seluruh perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan kedokteran, jurusan yang satu ini selalu masuk deretan jurusan favorit. Juga tingkat persaingan yang cukup ketat.

Pandangan demikian tidak sepenuhnya salah. Dan profesi dokter pun sebanding dengan kondisi pembelajarannya selama kuliah. Seorang mahasiswa kedokteran dituntut untuk memiliki kemampuan pemahaman yang baik mengenai ilmu kimia, fisika, matematika dan biologi.

Mengapa demikian? Karena seorang mahasiswa kedokteran akan banyak mempelajari mengenai sistem tubuh manusia yang sangat kompleks mengandung unsur-unsur ilmu-ilmu tersebut.

Baca juga: Contoh Tabel Manajemen Waktu Mahasiswa

Tidak heran apabila jurusan kedokteran terkenal dengan text book yang banyak dan tebal-tebal.  Terlebih dengan perkembangan dunia kesehatan yang selalu dinamis sehingga selalu ada perkembangan baru yang harus selalu diikuti oleh setiap mahasiswanya.

Bagi Anda yang berminat untuk masuk jurusan kedokteran saat kuliah nanti, perhatikan 7 tips manajemen waktu mahasiswa kedokteran berikut untuk mendukung kelancaran kuliah Anda.

1. Buat Jadwal Harian

Jadwal kuliah yang padat, praktikum dan tugas akan memenuhi hari-hari Anda sebagai seorang mahasiswa kedokteran. Agar tidak ada jadwal yang terlewat dan untuk mempersiapkannya dengan baik ada bagusnya Anda membuat jadwal apa yang akan dikerjakan setiap harinya.

Buatlah jadwal satu hari sebelumnya agar Anda dapat merencanakan kegiatan esok hari dengan lebih baik. Buat jadwal secara detil lengkap dengan batasan waktu-waktunya.

2. Buat Rencana Mingguan dan Bulanan

Dari jadwal kegiatan perkuliahan yang Anda telah miliki, buat rencana kegiatan dalam jangka pendek dan menengah. Rencana kegiatan dalam bentuk jadwal mingguan dan bulanan.

Pembuatan jadwal ini akan sangat bermanfaat dalam membuat pola belajar dan kegiatan Anda. Persiapan kegiatan akan lebih matang karena Anda dapat mengaturnya sesuai jadwal yang ada hinggu satu bulan ke depan.

Baca juga: 7 Tips Jitu Agar Kuliah Selesai Tepat Waktu

3. Gunakan Organizer

Penggunaan organizer akan sangat membantu Anda dalam perencanaan dan reminder (pengingat) kegiatan. Organizer digital baik di smart phone, laptop ataupun tablet akan sangat membantu.

Ini karena adanya fungsi notifikasi di dalamnya. Masukkan seluruh kegiatan Anda dari waktu kuliah di kelas, praktikum, tugas dan waktu belajar di dalamnya.

4. Tetapkan Deadline

Tetapkan deadline

Selalu cantumkan deadline secara jelas untuk keseluruhan kegiatan Anda. Tidak hanya terbatas pada tugas saja, tetapi kegiatan belajar pun harus Anda tetapkan batas waktunya beserta apa materi yang dipelajari di dalamnya.

Sebagai contoh, tetapkan waktu pukul 14.00 hingga 16.00 pada Hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 untuk membaca Bab Pertama buku Fisiologi. Demikian juga dengan materi-materi yang lainnya.

5. Buat Prioritas

Anda akan berhdapan dengan banyak tugas baik secara pribadi dan kelompok. Belum lagi dengan kebutuhan pemahaman materi yang membuat Anda harus banyak membaca banyak buku yang akan membuat waktu terasa tidak akan cukup setiap harinya.

Oleh karena itu, Anda harus berani memutuskan prioritas setiap kegiatan. Mulailah dari pekerjaan yang memiliki deadline terdekat terlebih dahulu, kemudian tugas-tugas yang berat namun masih memiliki deadline yang cukup panjang. Bedakan antara pekerjaan kecil dan besar, utamakan deadline baru kemudian bobot pekerjaannya.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan IPK di Atas 3

6. Fokus dan Konsentrasi

Upayakan Anda selalu dalam kondisi prima dalam mengikuti setiap perkuliahan atau praktikum. Mengapa demikian? Karena Anda harus memanfaatkan waktu yang ada seoptimal mungkin.

Waktu di ruang kelas dan praktik adalah waktu yang sangat berharga bagi Anda dalam menyerap ilmu yang disampaikan oleh dosen. Gunakan buku catatan dan rajinlah mencatat setiap materinya.

Ada satu tips dari seorang dokter untuk menggunakan seluruh panca indera Anda selama di ruang kelas dan praktik. Artinya adalah Anda harus cermat mendengar dan jeli dalam melihat apa yang disampaikan oleh dosen Anda.

Dengan demikian, Anda akan dapat lebih lengkap memahami materi yang disampaikan. Jangan lupa untuk segera mencatat apa yang Anda dengar dan lihat tersebut ke dalam buku catatan setelahnya.

7. Kurangi Kegiatan yang Dapat Menghambat Studi

Kesibukan kuliah bukan berarti Anda tidak bersosialisasi atau aktif di kegiatan lain baik di dalam maupun di luar kampus. Namun Anda harus dapat memilah kegiatan mana yang harus Anda kurangi frekwensinya mengingat begitu padatnya jadwal dan kegiatan pembelajaran dari seorang mahasiswa kedokteran.

Terutama kegiatan yang cukup banyak menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran Anda. Ingat, Anda juga harus menjadwalkan kapan Anda harus istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh dan pikiran selalu fit dalam menjalani kuliah kedokteran yang panjang ini.

Penutup

Hal terpenting yang harus Anda lakukan dalam menjalankan tips manajemen waktu mahasiswa kedokteran di atas adalah disiplin dalam menjalankannya secara konsisten. Pada awalnya mungkin akan terasa sulit, tetapi pada perjalanannya Anda akan menemukan irama dan metode yang akan tepat untuk untuk Anda jalani.

Yang kedua adalah persiapan mental Anda. Menurut beberapa lulusannya, menjadi seorang mahasiswa kedokteran akan lebih mengutamakan mental yang kuat dibandingkan kemampuan kepintaran belaka.

Yang ketiga adalah rajin dan tekun dalam belajar akan mampu mengalahkan teman Anda yang hanya mengandalkan kepintaran semata. Selamat mencoba.